You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
800 Personel Satpol PP Jaga Malam Puncak Jakarta Hajatan di JIS_2
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

800 Personel Satpol PP Jaga Malam Puncak Jakarta Hajatan di JIS

Sebanyak 800 personel Satpol PP DKI Jakarta disiagakan untuk membantu kelancaran acara Malam Puncak Jakarta Hajatan di Jakarta International Stadium (JIS), Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (25/6).

mengamankan dan mengendalikan situasi ketenteraman dan ketertiban umum di sekitar lokasi. 

Kepala Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, Arifin mengatakan, ratusan personel ini disiagakan di enam titik yaitu, tribun, pintu masuk tribun, pintu masuk ramp barat, VIP/VVIP, kawasan selasar dan kawasan luar JIS.

"Mereka akan mengamankan dan mengendalikan situasi ketenteraman dan ketertiban umum di sekitar lokasi," ujar Arifin.

Satpol PP Lakukan Penataan Lingkungan di Pulau Harapan

Selain itu, personel Satpol PP juga akan memeriksa barang bawaan, gelang pengunjung yang masuk tribun, dan pemeriksaan QR PeduliLindungi. serta membantu mengarahkan pengunjung dan tamu undangan.

Kepada para personel Satpol PP, Arifin meminta untuk tetap mengedepankan pola humanis dalam melakukan pengawasan terhadap potensi terjadinya gangguan ketertiban umum.

“Untuk personel kedepankan cara-cara yang santun, ramah dan edukatif dalam melaksanakan tugas. Pengunjung agar perhatikan prokes, jaga sarana dan fasilitas umum di sana,” tandas Arifin.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye10069 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1311 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1226 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1194 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye957 personBudhi Firmansyah Surapati